Rabu, 13 Juli 2011

Media Transmisi (wire)

Media Transmisi Wired/Kabel/Guided

Data-data pada jaringan dapat ditransmisikan melalui 3media:
Copper media (media tembaga)
Optical Media (media optik)
Wireless Media (media tanpa kabel)
Disini kita akan membahas 2media saja sesuai dengan judul

Jenis-Jenis Kabel

Jenis-jenis kabel yang dipakai sebagai transmisidata pada jaringan:
  1. Koaksial
  2. STP
  3. UTP

Kabel Koaksial

Kabel ini sering digunakan sebagai kabel antena TV, dan disebutjuga sebagai kabel BNC (Bayonet Naur Connector).
Kabel ini merupakan kabel yang paling banyak digunakan padaLAN, karena memiliki perlindungan terhadap derau yang lebihtinggi, murah. Dan mampu mengirimkan data dengan kecepatanstandar.
Ada 2 jenis yaitu RG-58 (10Base2) dan RG-8 (10Base5 ).(termasuk terminatornya).
Ada 3 jenis konektor pada kabel Coaxial, yaitu T konektor, Ikonektor (socket) dan BNC konektor.
Keuntungan menggunakan kabel koaksial adalah murahdan jarak jangkauannya cukup jauh.
Kekurangannya adalah susah pada saat instalasi.
Untuk saat ini kabel koaksial sudah tidakdirekomendasikan lagi intuk instalasi jaringan
gambar1


Twisted Pair

Twisted Pair terdiri dari dua jenis:
  1. Shielded Twisted Pair (STP)
  2. Unshielded Twisted Pair (UTP)

Kabel STP

gambar2
Kabel STP memiliki kabel pelindung untuk menghindariderau dan perlindungan terhadap cuaca udara di luargedung.
Keuntungan menggunakan kabel STP adalah lebihtahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetikbaik dari dari dalam maupun dari luar.
Kekurangannya adalah mahal, susah pada saat instalasi(terutama masalah grounding), dan jarak jangkauannyahanya 100m.

Kabel UTP

gambar3
UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel yangterdiri dari dua kawat tak terbungkus yang berpilin.
Keuntungan menggunakan kabel UTP adalah murahdan mudah diinstalasi.
Kekurangannya adalah rentan terhadap interferensigelombang elektromagnetik,dan jarak jangkauannyahanya 100m
Ada beberapa kategori untuk kabel Twisted Pair, yaitu:
Kategori 1 (Cat-1).Umumnya menggunakan konduktor padat standar AWG sebanyak 22 atau 24 pindengan range impedansi yang lebar. Digunakan pada koneksi telepon dan tidakdirekomendasikan untuk transmisi data.
Kategori 2 (Cat-2).Range impedansi yang lebar, sering digunakan pada sistemPBX dan sistem Alarm.Transmisi data ISDN menggunakan kabel kategori 2, dengan bandwidth maksimum 1MBps.
Kategori 3 (Cat-3).Sering disebut kabel voice grade, menggunakan konduktor padat sebanyak 22 atau24 pin dengan impedansi 100 O dan berfungsi hingga 16 MBps. Dapat digunakanuntuk jaringan 10BaseT dan Token Ring dengan bandwidth 4 Mbps.
Kategori 4 (Cat-4).Seperti kategori3 dengan bandwidth 20 MBps, diterapkan pada jaringan Token Ringdengan bandwidth 16 Mbps.
Kategori 5 (Cat-5).Merupakan kabel Twisted Pair terbaik (data grade) dengan bandwidth 100 Mbps dan jangkauan transmisi maksimum 100 m.
Kategori 5e (Cat-5e).Merupakan kabel Twisted Pair untuk fast ethernet (data grade) dengan bandwidth 100 Mbps danjangkauan transmisi terbaik dengan panjang maksimum 100 m.
Kategori 6 (Cat-6).Merupakan kabel Twisted Pair untuk Giga ethernet dengan bandwidth 1024 Mbps dan jangkauan transmisi maksimum 100 m.
Kategori 6A (Cat-6A).Merupakan kabel Twisted Pair untuk 10 Giga ethernet dengan bandwidth 1024 Mbps dan jangkauan transmisi maksimum 100 m.
Kategori 7 (Cat-7).

Optical Media

Bahan dasar dari optical media adalah kaca denganukuran yang sangat kecil (skala mikron), dikenal dengan nama fibre optic (serat optic). Data yang dilewatkan pada medium ini dalam bentukcahaya (laser atau inframerah).
Satu buah kabel fibre optic terdiri atas dua fiber:
Satu berfungsi untuk Transmit (Tx) dan satunya untukReceive (Rx).
Sehingga komunikasi dengan fibre optic bisa terjadi duaarah secara bersama-sama (full duplex).
Fiber optik disusun menjadi tiga bagian, yaitu:
Bagian Inti (Core), merupakanbagian lintasan yangdilewati cahaya.
Bagian Selongsong (Cladding), berfungsi untukmerefleksikan cahaya yang akan memantul keluar, balikkembali ke dalam bagian inti
Bagian Buffer/Coating, merupakanpelindung plastikuntuk core dan cladding.
gambar4
Transmisi serat optik dapat dilakukan melalui dua carayaitu:
  1. Multi ModePada jenis ini, suatu informasi (data) dibawa melaluibeberapa lintasan cahaya yang dijalarkan melalui serat darisatu ujung ke ujung lainnya.
  2. Single ModeTransmisi data melalui single mode hanyamenggunakansatu lintasan cahaya yang merambatmelalui serat. Metode semacam ini dapat menghindarkanketidakakuratan yang dapat terjadi dalam penyaluran data.
Keuntungan dari fiber optic antara lain:
  1. Kemampuannya yang baik dalam mengantarkan data dengan kapasitas yang lebihbesar dalam jarak transmisi yang cukup jauh.
  2. Kecepatan transmisi yang tinggi hingga mencapai ukuran gigabits, serta tingkatkemungkinan hilangnya data yang sangat rendah.
  3. Keamanan fiber optic yang tinggi, aman dari pengaruh interferensi sinyal radio,motor, maupun kabel-kabel yang berada di sekitarnya, membuat fiber optic lebihbanyak digunakan dalam infrastruktur perbankan atau perusahaan yangmembutuhkan jaringan dengan tingkat keamanan yang tinggi.
  4. Kelebihan lainnya, fiber optic aman digunakan dalam lingkungan yang mudahterbakar dan panas.
  5. Dalamhal ukuran, fiber optic juga jauh lebih kecil dibandingkan dengan kabeltembaga, sehingga lebih menghemat tempat dalamruangan network data center dimana pun.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar